Peresmian Blog

Posted by M Ivan A Fathoni On 10.06 1 komentar

Assalamualaikum..... 
Sebelumnya terima kasih sudah menyempatkan berkunjung ke Blog saya. 
Kali ini fothonisme.blogspot.com memperkenalkan sub-blog baru yang khusus membahas tentang Harry Potter.

Sub-Blog ini terinspirasi dari kisah tentang sekelompok anak penyihir yang tersohor yaitu Harry Potter. Sebuah novel yang ditulis oleh penulis asal Inggris J.K Rowling ini benar-benar mampu membius jutaan pembaca novel tersebut. Untuk seri dari novel Harry Potter itu sendiri saat ini sudah berakhir yakni pada serial yang ke-7. Sampai saat ini pun novel yang menjadi best seller di seluruh dunia tersebut sudah diangkat dalam bentuk filmnya. Film terakhir dari kisah Harry Potter ini tepat hari ini tanggal 15 Juli 2011 resmi rilis di bioskop, tapi sayang karena Indonesia terdapat masalah distributor film impor jadi Harry Potter 7 part 2 harus tertunda masuk bioskop Indonesia. Bertepatan dengan rilisnya film terakhir Harry Potter ini fathonisme.blogspot.com seraca resmi membuka untuk umum sub-blog baru yang berjudul :

HARRY POTTER and the FATHONIsme.blogspot.com

Sub-Blog ini bisa diakses langsung di alamat www.harpot-fathonisme.blogspot.com atau lewat blog utama yaitu di www.fathonisme.blogspot.com. Jangan lupa ikuti blog ini atau kunjungi fan page fathonisme untuk mendapatkan update terbaru postingan blog langsung dari facebook. Semoga sub-blog ini dapat memberi manfaat, khususnya bagi para pecinta Harry Potter di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Akhir kata sehubungan dengan perlunya perbaikan blog, saya mohon masukan, saran dan kritik dari teman-teman pengunjung. Saran bisa apa saja, mulai dari masalah tampilan/design, content/isi dan sebagainya. Untuk masukan dan saran silakan dilayangkan di kotak pesan (di blog utama) atau di kotak comment yang ada di bawah tiap postingan. Saya tunggu masukan-masukan dari teman-teman semua. Terima kasih.
Wassalamualaikum....
READ MORE - Peresmian Blog

the Deathly Hallows

Posted by M Ivan A Fathoni On 15.56 0 komentar

 Relikui Kematian atau the Deathly Hallows adalah tiga benda pusaka sihir fiksi yang diceritakan dalam buku Harry Potter dan Relikui Kematian karya J. K. Rowling dan menjadi judul dari novel tersebut.
Menurut penulis J. K. Rowling, sumber ide mengenai ketiga benda ini "mungkin" adalah kisah The Pardoner's Tale bagian dari The Canterbury Tales karya Geoffrey Chaucer.

Simbol Relikui Kematian

Relikui Kematian ditampilkan dalam novel ini dalam simbol yang digambarkan sebagai sebuah lingkaran di dalam segitiga sama sisi, dan keduanya terbagi dua dengan sebuah garis vertikal. Lingkaran ini melambangkan Batu Kebangkitan, segi tiga melambangkan Jubah Gaib, dan garis vertikal menggambarkan Tongkat sihir Elder.Menurut karakter Xenophilius Lovegood, ayah dari kawan Harry Potter, Luna Lovegood, editor dari majalah fiksi The Quibbler, simbol ini digunakan oleh para penyihir yang mempercayai legenda Relikui Kematian. Karena simbol ini juga sering digunakan oleh Gellert Grindelwald, seorang penyihir hitam dalam kisah yang melatarbelakangi novel ini, banyak penyihir yang keliru menganggapnya sebagai simbol Sihir Hitam. Dalam acara resepsi Bill dan Fleur Weasley, misalnya, Viktor Krum tampak terkejut ketika melihat Xenophilius memakai simbol yang mengerikan sejak enam puluh tahun silam.


KISAH TIGA SAUDARA
“Pada zaman dahulu ada tiga saudara, kakak beradik laki-laki, yang berkelana melewati jalan berliku-liku di senja hari–.
Pada waktunya, ketiga saudara ini telah tiba di sungai yang terlalu dalam untuk diseberangi dengan berjalan kaki dan terlalu berbahaya untuk diseberangi dengan berenang. Meskipun demikian, ketiga saudara ini menguasai ilmu sihir, maka mereka tinggal melambaikan tongkat sihir mereka dan sebuah jembatan muncul di atas air yang berbahaya itu. Mereka sudah tiba di tengah jembatan ketika ternyata jalan mereka dihalangi oleh sosok berkerudung.
Dan Kematian berbicara kepada mereka—
Dia marah karena kehilangan tiga korban baru, karena para pengelana biasanya tenggelam di sungai. Tetapi Kematian licik. Dia berpura-pura memberi selamat kepada ketiga saudara ini atas sihir mereka, dan berkata masing-masing berhak mendapatkan hadiah karena telah cukup pintar untuk menghindarinya.
Maka si sulung, yang suka bertempur, meminta tongkat sihir yang lebih hebat daripada semua tongkat sihir yang ada; tongkat sihir yang harus selalu memenangkan duel bagi pemiliknya, tongkat sihir yang layak diterima penyihir yang telah mengalahkan Kematian!. Maka Kematian menyeberang ke sebatang pohon elder di tepi sungai, membuat tongkat sihir dari dahan yang menggantung di sana, dan memberikannya kepada si sulung.
Kemudian si tengah, orang yang sombong memutuskan dia ingin mempermalukan Kematian lebih jauh lagi, dan meminta kekuatan untuk memanggil yang lain dari Kematian. Maka Kematian memungut sebutir batu dari tepi sungai dan memberikannya kepada si tengah, dan memberitahukannya bahwa batu itu akan memiliki kekuatan untuk mengembalikan orang yang sudah mati.
Kemudian Kematian menanyai si bungsu, apa yang diinginkannya. Si bungsu ini yang paling rendah hati dan juga paling bijaksana di antara ketiga kakak-beradik ini, dan dia tidak mempercayai Kematian. Maka dia meminta sesuatu yang bisa membuatnya melanjutkan perjalanan dari tempat itu tanpa diikuti oleh Kematian. Dan Kematian, dengan amat sangat enggan, menyerahkan Jubah Gaib-nya sendiri kepadanya.
Kemudian Kematian menyisih dan mengizinkan ketiga kakak-beradik itu melanjutkan perjalanan mereka, dan mereka pun melanjutkan perjalanan, sambil membicarakan dengan takjub petualangan yang telah mereka alami, dan mengagumi hadiah dari Kematian.
Pada saatnya ketiga kakak-beradik ini berpisah, masing-masing menuju tujuan mereka sendiri-sendiri.
Si sulung berjalan kira-kira seminggu lagi, dan tiba di suatu desa yang jauh, mencari penyihir kenalannya, dengan siapa dia pernah bertengkar. Tentu saja, dengan Tongkat Sihir Elder sebagai senjatanya, dia tak mungkin kalah dalam duel yang terjadi. Meninggalkan musuhnya mati di lantai, si sulung menuju tempat penginapan. Di sana dia membanggakan keras-keras kehebatan tongkat sihir yang telah diperoleh dari Kematian sendiri, dan tentang bagaimana tongkat sihir itu membuatya tak terkalahkan.
Malam itu juga, seorang penyihir lain mengendap-endap mendatangi si sulung yang sedang terlelap, bersimbah anggur, di tempat tidurnya. Pencuri ini mengambil tongkat sihirnya, dan sebagai tambahan, menggorok leher si sulung.
Maka Kematian mengambil si sulung sebagai miliknya.
Sementara si tengah pulang ke rumahnya, tempat dia hidup sendiri. Dia mengeluarkan batu yang memiliki kekuatan untuk memanggil orang mati, dan memutarnya tiga kali dalam tangannya. Betapa heran dan gembiranya dia, sosok gadis yang dulu pernah diharapkannya untuk dinikahinya, sebelum gadis itu meninggal dalam usia muda, muncul seketika itu juga di hadapannya.
Meskipun demikian gadis itu sedih dan dingin, terpisah darinya seolah oleh sehelai selubung. Walaupun telah kembali ke dunia ornag hidup, dia sesungguhnya bukan bagian dari dunia ini dan menderita. Akhirnya si tengah, menjadi gila karena kerinduan yang sia-sia, membunuh diri supaya bisa benar-benar bergabung dengan gadis itu.
Maka Kematian mengambil si tengah sebagai miliknya.
Namun, meski Kematian mencari si bungsu selama bertahun-tahun, dia tak pernah berhasil menemukannya. Barulah ketika telah mencapai usia sangat lanjut, si bungsu membuka Jubah Gaib-nya dan memberikannya kepada anak-laki-lakinya. Dan kemudian dia menyalami Kematian sebagai teman lama, dan pergi bersamanya dengan senang, dan sebagai teman sederajat, mereka meninggalkan kehidupan ini.
Dikutip dari “Harry Potter and The Deathly Hallows” J.K. Rowling, Warner Bross Entertainment Inc, 2007.
Kutipan bahasa Indonesia dari “Harry Potter dan Relikui Kematian”, alih bahasa; Listiana Srisanti, PT Gramedia Pustaka Utama, Januari 2008.

Identitas Ketiga Saudara

Setelah Hermione melihat simbol Relikui Kematian di makam Ignotus Peverell di Godric's Hollow dan Harry teringat akan Cincin Marvolo Gaunt yang memiliki lambang Peverell, mereka menyadari bahwa ketiga bersaudara tersebut adalah keluarga Peverell: Antioch (yang tertua), Cadmus (yang kedua), dan Ignotus (yang bungsu). Harry percaya bahwa ia adalah keturunan dari Ignotus sendiri karena Jubah itu diwariskan di dalam keluarganya. Belakangan, hal ini dibenarkan oleh roh Albus Dumbledore yang muncul kepada Harry pada akhir novel ini. Alasan yang sama menyimpulkan bahwa Voldemort, dari Keluarga Gaunt, adalah keturunan dari Cadmus. Rowling telah membenarkan bahwa Harry dan Voldemort memang berhubungan dengan keluarga Peverell dalam sebuah wawancara, sebagaimana umumnya banyak keluarga-keluarga penyihir memiliki leluhur yang sama.
Penanya: Setelah membaca mengenai pemilik asli Relikui Kematian, Peverell bersaudara, saya ingin tahu apakah Harry dan Voldemort bersaudara jauh: karena kakek Voldemort mewarisi cincin bertakhtakan Batu Kebangkitan?
J.K. Rowling: Ya, Harry dan Voldemort memiliki sedikit pertalian saudara melalui keluarga Peverell. Tentu, hampir semua keluarga penyihir memiliki pertalian jika kita menelusuri mereka selama berabad-abad. Sebagaimana dijelaskan dalam buku Relikui Kematian, Peverell bersaudara menurunkan banyak keluarga penyihir.

Pertualangan mencari Relikui Kematian

J.K. Rowling mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa judul novelnya sebelum dinamai Relikui Kematian direncanakan Harry Potter and the Peverell Quest. Di sepanjang novel, banyak penyihir berusaha menemukan ketiga benda sihir Relikui Kematian, seperti diceritakan oleh Xenophilius. Tapi rupanya tidak banyak yang sukses menemukannya. Lagi pula, mereka tidak memiliki bukti di mana letaknya benda-benda tersebut dan sama sekali tidak memiliki bukti bahwa legenda ini memang benar-benar ada.

  • Tongkat Elder kemungkinan adalah tongkat yang terkuat, dia tidak bisa melukai tuannya namun dapat berpindah tangan jika tuannya kalah duel, dilucuti atau dibunuh. Agak bingung sebenarnya dengan perpindahannya yang rumit, tapi seinget aku di harry potter and the deathly hallows tongkat itu jadi milik sah harry setelah melucuti Draco Malfoy yang telah membunuh Albus Dumbledore. Dumbledore mendapat tongkat itu setelah menang berduel dengan Gellert Grindelwald teman masa kecilnya. Sedang Grindelwald sendiri mencuri tongkat itu dari Gregorovitch yang merupakan pembuat tongkat sihir dari Bulgaria saingan Ollivander. Nah, koq bisa ada di Grindelwald? entah gimana ceritanya tapi setelah Antioch Peverell tewas terbunuh ketika tidur oleh seorang musuh yang menginginkan tongkat itu, tongkat itu berpindah-pindah tangan.
  • Batu Kebangkitan memiliki kekuatan bagi pemiliknya untuk melihat dan berkomunikasi dengan mereka yang sudah meninggal. Entah bagaimana ceritanya semenjak Cadmus Peverell meninggal, batu ini menjadi milik Marvolo Gaunt dalam bentuk batu mata cincinnya. Keluarga Gaunt itu sendiri adalah garis terakhir Salazar Slytherin maka cincin itu adalah salah dua dari peninggalan keluarga Slytherin selain liontin emas. Marvolo Gaunt mewariskan cincin itu pada anak laki-lakinya Morfin Gaunt yang sekaligus paman Voldemort. Udah tahu kan kalo Voldemort memang keturunan Slytherin namun ibunya menikah dengan muggle?! Nah, cincin itu lah yang dipakai Dumbledore hingga tangannya terkena kutukan Voldemort yang memilih cincin itu menjadi Horcruxnya. Dumbledore sendiri menemukan cincin itu di reruntuhan rumah keluarga Gaunt. Lalu ia mewariskannya pada Harry tersembunyi dalam golden snicth yang pertama ia tanggkap di pertandingan quiddicth.
  • Jubah Gaib memiliki kekuatan menutupi penglihatan dari sang maut, ia tak lekang oleh waktu dan mantra. Mulanya ia dimiliki oleh Ignotus Peverell dan turun-temurun sampai James Potter. Nah, bisa ditebak langsung kan kalo ayahnya pasti akan mewariskan ke Harry.

Agak bingung yaa kq Harry yang keturunan Ignotus dapet jubah gaib dan Voldemort keturunan Cadmus dengan batu kebangkitannya, berarti mereka saudara jauh kan?? J.K. Rowling sendiri menerangkan dalam sebuah wawancara Harry dan Voldemort memang memiliki sedikit pertalian saudara melalui keluarga Peverell. Dan tentu, hampir semua keluarga penyihir memiliki pertalian jika kita menelusuri mereka selama berabad-abad. Sebagaimana dijelaskan dalam buku Relikui Kematian, Peverell bersaudara menurunkan banyak keluarga penyihir.

sumber : http://chasyide.wordpress.com/2010/11/20/legenda-relikui-kematian-kisah-tiga-saudara-the-tale-of-the-three-brothers/

READ MORE - the Deathly Hallows

Lord Voldemort's 7 Horcruxes

Posted by M Ivan A Fathoni On 15.31 0 komentar

Voldemort, musuh bebuyutan Harry Potter mempunyai tujuh Horcrux yang bisa membuatnya bertahan hidup. Ia berhasil membagi-bagikan jiwanya ke berbagai Horcrux tersebut agar bisa abadi. Horcrux itu sendiri dapat berwujud berbagai macam. Nah, dalam seri terakhir, Harry Potter dan kawan-kawannya membawa misi untuk berburu Horcrux milik Voldemort.
Bagi yang penasaran dengan Horcrux di film Harry Potter, berikut ulasannya:
1: The Diary (Catatan Harian Tom Riddle)

Tom Riddle Sr. adalah ayah dari Voldemort yang bukan penyihir alias Muggle. Voldemort menjadikannya Horcrux dengan cara menghancurkan keluarga keturunan ayahnya tersebut. Bertahun-tahun kemudian, Lucius Malfoy memberikan buku itu pada Ginny Weasley. Harry Potter memakai taring si raja ular Basilisk untuk menghancurkan Horcrux ini.

kemunculan pertama : Harry Potter and the Chamber of Secrets
dihancurkan di film : Harry Potter and the Chamber of Secrets
disembunyikan : oleh Lucius Malfoy

2: The Gaunt Ring




Voldemort gegabah, ia membentuk Horcrux berbentuk cincin ini tanpa menyadari bahwa cincin ini termasuk benda sihir yang sangat penting. Horcrux ini dibuat dengan kematian ayahnya, Tom Riddle Sr. Mungkin sebegai bentuk balas dendam juga. Horcrux ini berhasil dihancurkan oleh Albus Dumbledore dengan menggunakan pedang Griffyndor.
kemunculan pertama :Harry Potter and the Half-Blood Prince
dihancurkan di film : Harry Potter and the Half-Blood Prince
disembunyikan : di Gaunt House

3: Slytherin’s Locket

Horcrux ini dibuat dengan tumbal seorang gelandangan dari bangsa muggle. kemudian liontin ini berhasil dicuri Hepzibah Smith. Setelah disimpan di sebuah gua pinggir laut horcrux ini kemudian diambil oleh Regulus Arcturus Black dan Kreacher, peri rumah yang dipelihara keluarga Black. Horcrux ini dihancurkan Ron Weasley dengan memakai pedang Griffyndor.
kemunculan pertama : Harry Potter and the Order of the Phoenix
dihancurkan di film : Harry Potter and the Deathly Hallows
disembunyikan : Di gua tom riddle yang dia kunjungi waktu kecil

4: Hufflepuff’s Goblet ( Piala Api )


Kematian Hepzibah Smith jadi salah satu modal terciptanya Horcrux. Proses penghancurannya pun agak sulit karena Harry, Ron dan Hermione sampai terjebak di kamar kebutuhan. Horcrux ini dihancurkan Hermione dengan taring Basilisk
kemunculan pertama : Harry Potter and the Half-Blood Prince
dihancurkan di film : Harry Potter and the Deathly Hallows
disembunyikan : brankas Gringotts Bellatrix

5: Ravenclaw’s Diadem

Horcrux ini dibentuk dengan tumbal kematian seorang petani di Albania. Nahkota itu sempat dicuri Rowena Ravenclaw, hingga kematian kumudian dipindah ke kamar kebutuhan oleh voldemort. Horcrux ini berhasil dihancurkan oleh Vincent Crabbe dengan mantra Fiendfyre.
kemucnulan pertama : Harry Potter and the Half-Blood Prince
dihancurkan di film : Harry Potter and the Deathly Hallows
disembunyikan : di ruang kebutuhan Hogwarts

6: Nagini

Dibuat dengan kematian Bertha Jorkins. Lantas, Horcrux ini dihancurkan oleh Naville Longbottom dengan pedang Griffyndor. Meskipun ia selalu sial dan sangat pelupa, ia berhasil memenggal ular peliharaan Voldemort itu hingga mati.
kemunculan pertama : Harry Potter and the Goblet of Fire
dihancurkan di film : Harry Potter and the Deathly Hallows
keberadaan : bersama Voldemort

7: Harry Potter

Voldemort diam-diam membentuk Horcrux ini dengan tumbal kematian ibunya Harry Potter, Lily Potter. Ini jadi puncak pertarungan Voldemort dengan penyihir berkacamata itu. Kutukan penghancuran itu jadi berbalik membunuh dirinya sendiri.
Dihancurkan Pada Saat : Voldemord membunuh harry potter
Keberadaan : tidak sengaja tertanam di tubuh hari potter pada Saat Mr V ingin membunuhnya waktu kecil

Sumber :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6079380
http://hocuspocustralalatrilili.blogspot.com/2011/04/voldemorts-horcrux.html
READ MORE - Lord Voldemort's 7 Horcruxes

Quidditch Game

Posted by M Ivan A Fathoni On 15.14 0 komentar


 
Quidditch adalah salah satu olahraga sapu yang berasal dari sebuah penggabungan dari beberapa permainan kuno. Permainan kuno itu adalah Stichstock, Aingingein, Creaothceann, Shuntbumps, Swivenhodge. Nama "Quidditch" diduga berasal dari Queerditch Marsh, lokasi permainan pertama yang tercatat.
Saat itu bola yang digunakan hanya Quaffle dan 2 buah batu yang disihir yang merupakan cikal bakal Bludger. Golden Snitch baru muncul pada pertengahan abad ke13 dan kemunculannya terbilang unik. Golden Snidget adalah seekor burung kecil yang dapat terbang dgn sangat cepat. Saking cptnya, para penyihir saling berlomba untuk menangkapnya. Kemudian, seorang penyihir bernama Bragge membawa seekor Snidget di dalam sangkar dan melepaskannya di tengah-tengah pertandingan. Dia berkata, siapa pun yang berhasil menangkap Snidget itu akan mendapatkan 150 Galleon (sekarang diganti dgn poin). Karena kejadian itu, Snidget pun diikutkan dalam Quidditch. Akan tetapi, karena populasinya yang semakin berkurang Kementrian pun melarangnya. Seorang ahli metal tergerak untuk menciptkan bola yang memiliki kemampuan yang sama dgn Snidget agar daya tarik dalam pertandingan Quidditch tdk memudar akibat adanya larangan tersebut. Bola itulah yang kemudian dikenal sebagai Golden Snitch.
Lapangan quidditch berbentuk oval dengan panjang 500 kaki (150 m) dan lebar 180 kaki (55 m). Dan dengan lingkaran di tengah lapangnya dengan diameter 2 kaki (0,67 m). disetiap sisi terdapat 3 gawang dengan ketinggian berbeda.


Dalam Quidditch jumlah pemain nya ada 7 yang masing-masing terbagi dari 1 keeper,3 chaser,2 beater,1 seeker :
KEEPER adalah si penjaga 3 lubang lingkaran gawang dari Quaffle.
CHASER adalah si pencetak gol Quaffle
BEATER adalah si pemukul Bludger dan Melindungi pemain lainnya
SEEKER adalah si pencari golden snitch
Permainan ini mempunyai 3 buah bola yang digunakan yaitu Quaffle,Bludger,dan Golden Snitch,masing bola mempunyai fungsi nya yaitu :

1. QUAFFLE adalah bola biasa berwana hitam dan para Chaser slalu berusaha membawa bola ini agar masuk ke gawang lawan
2. BLUDGER adalah bola berwarna coklat tetapi sengaja dimantra mantrai untuk mengganggu dan bahkan bisa mencelakakan pemain lain tapi juga ukuran nya lebih kecil dibandingkan Quaffle
3. GOLDEN SNITCH adalah bola yang sangat kecil berwarna keemasan ditambah lagi dengan gerak nya yang super cepat dan nyaris tak terlihat bila benda ini telah mengudara.Tetapi dengan menangkap benda ini pertandingan akan berakhir dan ini adalah merupakan inti dari permainan QUIDDITCH.
Inilah sedikit keterangan mengenai golden snitch :
Golden Snidget adalah sejenis burung luar biasa langka yang dilindungi.Tubuh bulat penuh, berparuh tipis dan sangat panjang, dan memiliki mata merah yang berkilau bak permata, Golden Snidget sanggup terbang luar biasa cepat dan mengubah arah dengan kecepatan kemampuan yang hebat, berkat adanya tulang sendi putar pada sayapnya. Bulu dan mata Golden Snidget harganya sangat mahal dan dulu makhluk ini pernah nyaris punah karena diburu para penyihir. Untunglah bahaya kepunahan ini diketahui tepat pada waktunya, dan spesies ini pun segera dilindungi. Faktor paling penting yang mencegah kepunahan itu adalah digunakannya Golden Snitch sebagai pengganti Snidget dalam olahraga sihir Quidditch. Cagar alam Snidget terdapat di seluruh dunia.
Quidditch yang memiliki banyak kesamaan dengan olahraga paling populer di dunia Muggle itu juga memiliki istilah atau nama untuk setiap pelanggaran yang terjadi. Berikut diantaranya:

1. Blagging
Ketika pemain memegang ekor sapu lawan untuk merintangi atau menahan lajunya

2. Blatching
Ketika pemain terbang dengan tujuan supaya bertabrakan

3. Blurting
Ketika pemain mengaitkan gagang sapunya agar bisa menyetir terbang lawan

4. Bumphing (hanya Beater)
Ketika Beater memukulkan Bludger ke arah penonton sehingga permainan terpaksa dihentikan karena para petugas bergegas melindungi para penonton. Kadang-kadang dilakukan oleh pemain yang tidak bermoral guna mencegah Chaser mencetak gol

5. Cobbing
Terjadi jika pemain menggunakan sikut yang berlebihan terhadap lawan

6. Flacking (hanya Keeper)
Keeper memasukkan bagian tubuh manapun ke lingakaran dengan tujuan mendorong Quaffale keluar. Tugas Keeper adalah melindungi lingkaran gawang dari arah depan dan bukan dari belakang.

7. Haversacking (hanya Chaser)
Tangan Chaser masih pada Quaffale saat bola itu melesat melewati lingkaran gawang (Quaffale harus dilempar)

8. Quaffle-pocking (hanya Chaser)
Chaser merusak Quaffale, misalnya dengan membocorkan bola itu agar jatuh lebih cepat atau bergerak zig-zag

9. Snitchnip (kecuali Seeker)
Ada pemain, siapa pun, kecuali seeker yang menyentuh atau menangkap Snitch

10.Stooging (hanya Chaser)
Lebih dari satu Chaser memasuki Area Cetak Skor



Inilah beberapa Tim Quidditch yang terkenal :
Pemain Quidditch Internasional

* Pemain Irlandia
o Connolly
o Aidan Lynch (seeker)
o Mullet
o Moran
o Quigley
o Ryan
o Troy

* Pemain Bulgaria
o Dimitrov
o Ivanova
o Viktor Krum (seeker)
o Levski
o Volkov
o Vulchanov
o Zograf

* Pemain Quidditch Yang Lain
o Gwenog Jones (Kapten Holyhead Harpies)
o Ludo Bagman (mantan beater Winbourne Wasp)
o Oliver Wood (pemain cadangan Puddlemere United)
o Catriona MacCormack
o Rudolf Brand (seeker Heidelsburg Harriers)
o Gwendolyn Morgan (keeper) Holyhead Harpies)
o Glynnis Griffiths (seeker) Holyhead Harpies)
o Roderick Plumpton (memecahkan rekor tangkapan snitch-3 1/2 detik)
o Barry Ryan (beater tim Quidditch Irlandia)
o Meaghen MacCormack (putri dari Catriona MacCormack)
o Karl Broadmoore (beater Falmouth Falcons)
o Kevin Broadmoore, (Beater Falmouth Falcons)
o Darren O'Hare
o "Dangerous" Dai Llewellyn (pemain Caerphilly Catapults yang dimakan seekor Chimaera ketika ia berlibur di Mykonos, Yunani)
o Josef Wronski (pencipta taktik Wronski Feint)

Orang Lain Yang Berhubungan Dengan Quidditch

Hassan Mostafa, wasit di Final Piala Dunia Quidditch ke-422


sumber : http://pandupeverell.blogspot.com/2011/02/quidditch.html
READ MORE - Quidditch Game

Lord Voldemort

Posted by M Ivan A Fathoni On 01.47 0 komentar

Lord Voldemort adalah seorang tokoh ciptaan JK Rowling dalam novel Harry Potter. Voldemort digambarkan sebagai tokoh yang sangat jahat, kejam, licik, menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Terlahir dengan nama Tom Marvolo Riddle, Voldemort dikenal sebagai salah satu siswa Hogwarts yang paling cemerlang. Tidak heran, ia sangat hebat dalam sihir dan ditakuti oleh nyaris seluruh penyihir.
Kata Voldemort sendiri berasal dari anagram nama "Tom Marvolo Riddle" yaitu "I Am Lord Voldemort". Cerita perubahan Voldemort dari Tom Marvolo Riddle menjadi Lord Voldemort merupakan sebuah kisah psikologis menarik dari JK Rowling. Tom Marvolo Riddle(voldemort) dilahirkan pada tanggal 31 Desember 1926 di sebuah panti asuhan di London.
Ayah Voldemort bernama Tom Riddle Sr., adalah seorang muggle, (istilah dalam dunia sihir untuk komunitas non-sihir alias manusia biasa tanpa kekuatan sihir). Ibunya bernama Merope Gaunt, penyihir berdarah murni dari keluarga Gaunt, keturunan terakhir salah satu pendiri Hogwarts, Salazar Slytherin. Merope diduga menggunakan Ramuan Cinta untuk memikat Tom Riddle senior. Akhirnya Tom riddle sr. menjadi tergila-gila pada Merope dan mereka kawin lari ke London. Setelah 3 bulan mereka menikah, Merope mengandung Tom Riddle Junior(Voldemort), lalu dia memutuskan untuk berhenti menggunakan Ramuan Cinta pada Tom Riddle sr. karena dia mengira Tom riddle sr. saat itu juga telah membalas mencintainya. mungkin dia mengira Tom sr. akan tinggal demi anaknya. Namun, dugaanya dua-duanya keliru. Tom sr. meninggalkannya, tak pernah menjenguknya lagi, dan tak pernah bersusah-payah mencari tahu apa yang terjadi pada anaknya. Jadi pada waktu medekati akhir kehamilannya, Merope sendirian di London dan sangatmembutuhkan uang, benar-benar membutuhkannya sampai-sampai di terpaksa menjual satu-satunya mikinya yang berharga, yaitu kalung Slytherin, kepada Caractus Burke yang hanya terjual dengan harga 10 Galleons. padahal, kalung itu tak ternilai harganya. Ketika Voldemort lahir, ia dititipkan di panti asuhan. Ibunya memilih meninggal daripada menggunakan kekuatan sihir untuk bertahan hidup.
Setelah lulus Hogwarts, Voldemort berkelana. Ketika kembali, ia sudah banyak berubah dan telah menjadi penyihir hitam. Sejak masa sekolahnya di Hogwarts, Voldemort telah memiliki kumpulan pengikut yang tergabung dalam Pelahap Maut, dan kumpulannya ini kemudian menjadi pengikut setianya setelah ia menjadi penyihir hitam yang berkuasa dan paling ditakuti di dunia penyihir. Voldemort sangat sulit dibunuh karena ia membagi nyawanya menjadi tujuh bagian dalam Horcrux. Voldemort pernah bertarung langsung dengan Albus Dumbeldore(Michael Gambon) di film harry potter ke 5. Dua penyihir terhebat didunia bertemu dalam pertempuran sengit, Lord Voldemort di pihak Buruk vs Albus Dumbeldore di pihak pembela Harry Potter. Dan pada film harry potter ke 6, Albus Dumbeldore bersama Harry Potter berusaha mencari Horcrux dari Lord Voldemort untuk dibinasakan. Namun usaha tersebut sia-sia karena ternyata horcrux yang asli telah diambil sebelumnya oleh seseorang dan salah satunya berinisial R.A.B.
Voldemort diperankan oleh aktor yang ternyata tidak seseram LORD VOLDEMORT. Ini dia data lengkap dari Ralph Nathaniel Fiennes :


Biografi :

Tempat tanggal lahir

22 Desember 1962, Ipswich, Suffolk, England, UK

Nama lengkap

Ralph Nathaniel Fiennes

Tinggi badan

6' (1.83 m)


Sulung dari 6 anak yang dilahirkan dari pasangan seorang fotografer Markus Fiennes dan istrinya, Jini - alias Jennifer Lash - seorang novelis. Bersekolah di Bishop Wordsworth Boys' School, Chelsea College of Art & Design, dan Royal Academy of Dramatic Art. Bergabung dengan Britain's Royal National Theatre pada tahun 1987 dan Royal Shakespeare Company pada tahun 1988.


Filmography :

Actor:
- Harry Potter and the Deathly Hallows: Part II (2011) (filming) .... Lord Voldemort

- Coriolanus (2010) (filming) .... Coriolanus

- Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I (2010) (post-production) .... Lord Voldemort

... aka "The Deathly Hallows" - USA (short title)

- Cemetery Junction (2010) .... Mr Kendrick

- Clash of the Titans (2010) .... Hades

- Nanny McPhee and the Big Bang (2010) .... Lord Gray

- The Wildest Dream (2010) (voice) .... George Mallory

- The Reader (2008) .... Michael Berg

... aka Der Vorleser (Germany)

- The Hurt Locker (2008) .... Contractor Team Leader

- The Duchess (2008) .... The Duke

... aka La duchessa (Italy)

- In Bruges (2008) .... Harry Walters

- Harry Potter and the Order of the Phoenix (2007) (VG) .... Voldemort

- Harry Potter and the Order of the Phoenix (2007) .... Lord Voldemort

... aka Harry Potter and the Order of the Phoenix: The IMAX Experience (USA: IMAX version)

... aka The Order of the Phoenix (USA: short title)

- Bernard and Doris (2006) .... Bernard Lafferty

- Land of the Blind (2006) .... Joe

- Harry Potter and the Goblet of Fire (2005) (VG) .... Lord Voldemort

- Harry Potter and the Goblet of Fire (2005) .... Lord Voldemort

... aka Harry Potter and the Goblet of Fire: The IMAX Experience (USA: IMAX version)

... aka The Goblet of Fire (USA: short title)

- The White Countess (2005) .... Todd Jackson

- Wallace & Gromit in The Curse of the Were-Rabbit (2005) (voice) .... Victor Quartermaine

... aka Wallace & Gromit: The Curse of the Were-Rabbit (UK: poster title)

- The Constant Gardener (2005) .... Justin Quayle

... aka Der ewige Gärtner (Germany)

- Chromophobia (2005) .... Stephen Tulloch

- The Chumscrubber (2005) .... Mayor Michael Ebbs

... aka Glück in kleinen Dosen (Germany)

- "Freedom: A History of Us" .... Barton Simonson / ... (6 episodes, 2003)

- A Fatal Contradiction (2003) TV episode .... Charleston Eyewitness

- Liberty for All (2003) TV episode .... William Bradford

- Revolution (2003) TV episode .... James Wilson

- Wake Up America (2003) TV episode .... DeWitt Clinton

- Working for Freedom (2003) TV episode .... Barton Simonson

(1 more)


- Maid in Manhattan (2002) .... Christopher Marshall

... aka Made in New York (USA: poster title)

- Red Dragon (2002) .... Francis Dolarhyde

... aka Roter Drache (Germany)

- The Good Thief (2002/I) (uncredited) .... Tony Angel

... aka L'homme de la Riviera (France)

... aka Le dernier coup de Monsieur Bob (Canada: French title)

... aka Le dernier coup de Mr Bob (Canada: French title: DVD title)

- Spider (2002) .... Spider

... aka Spider (Canada: French title)

- The Miracle Maker (2000) (voice) .... Jesus

... aka Gwr Y Gwyrthiau (UK: Welsh title)

- How Proust Can Change Your Life (2000) (TV) .... Marcel Proust

- The End of the Affair (1999) .... Maurice Bendrix

- Onegin (1999) .... Onegin

- Sunshine (1999) .... Ignatz Sonnenschein/Adam Sors/Ivan Sors

... aka A napfény íze (Hungary)

... aka Sunshine - Ein Hauch von Sonnenschein (Germany)

- The Prince of Egypt (1998) (voice) .... Rameses

- The Avengers (1998) .... John Steed

- Oscar and Lucinda (1997) .... Oscar Hopkins

- "The Great War and the Shaping of the 20th Century" (1996) TV series .... Wilfred Owen (unknown
episodes)
... aka 1914-1918 (UK)

- The English Patient (1996) .... Count Laszlo de Almásy

- Strange Days (1995) .... Lenny Nero

- Quiz Show (1994) .... Charles Van Doren

- Schindler's List (1993) .... Amon Goeth

- The Baby of Mâcon (1993) .... The Bishop's Son

... aka Das Wunder von Macon (Germany)

- The Cormorant (1993) (TV) .... John Talbot

- Wuthering Heights (1992) .... Heathcliff

... aka Emily Brontë's Wuthering Heights (USA: complete title)

- A Dangerous Man: Lawrence After Arabia (1992) (TV) .... T. E. Lawrence

- Prime Suspect (1991) (TV) .... Michael

... aka Prime Suspect 1

... aka Prime Suspect 1: A Price to Pay (Europe: DVD title)


Soundtrack:
- Bernard and Doris (2006) (performer: "I Love the Way You're Breaking My Heart")

- The Prince of Egypt (1998) (performer: "The Plagues")

- The English Patient (1996) ("The Darktown Strutters' Ball" (1917) (uncredited))

sumber : http://yunita-yunitatata.blogspot.com/2011/06/lord-voldemort-adalah-seorang-tokoh.html
READ MORE - Lord Voldemort